Aku duduk di halaman belakang dikelilingi serdadu hujan yang terjun riang ditemani udara dingin memeluk tenang memba…
Dalam kulminasi jalan malam yang basah diselimuti dingin yang erat memeluk raga aku masih tegak berdiri, aku masih te…
Kami adalah manusia-manusia tepi jurang dahulu berpeluh deras mengalir riang bak Niagara menangis tak lekang tidak k…
Ada banyak bunyi, pada zamannya merdu sekali Ada banyak kata, pada waktunya berharga sekali Ada banyak jari, pada sa…
Malam Minggu, pada lajur yang berarir pada angin yang berlari hiruk pikuk serdadu mesin melaju orang-orang dipunda…
Duduk di pantai tanah permai Tempat gelombang pecah berderai Berbuih putih di pasir terderai , Tampaklah p…
Setiap manusia memiliki siklus tidurnya masing-masing Sebelum fajar beranjak dari peristirahatannya, ada yang sudah b…
Hiruk pikuk manusia berdentum riuh ramai mengunggah asa bersuka cita berdansa ria meramu karya tiada habisnya sedan…
Aku bertanya tentang jalan yang enggan usai sampai kah kita disana? atau hanya perlu terus berjalan? Aku bertanya …
Dalam kepulan asap yang mengudara satu, dua, tiga, empat, lima ada namamu meliuk menyapa kugenggam, tak bisa …
" Leiden is Lijden , Mempimpin adalah menderita" Kutipan Muhammad Roem dalam tulisannya yang berjudul …
Social Plugin